Tuesday, November 25, 2025

Kabur.

Sekarang akses media sosial sangat mudah, beragam, dan penuh dengan pembahasan-pembahasan dari A-Z. dari retjehan sampai seriusan. dari apaan sih sampai ooowaw.

dan saya pun nyaris terjebak. udah sempat ketrigger untuk merespon satu utas terkait hemat atau standar. if you know what i mean. karena memang ada permasalahan yang relate dengan utas tersebut dan sekedar ingin berkomentar. 

sebagai penikmat komentar youtube dan instagram, menjadi pengetik komentar agak asing rasanya.

sempat juga membaca utas-utas yang 'waw, cem ni dibawa ke ranah publik,' padahal authornya -first thread, dan menyampaikan sendiri bahwa ini adalah pertama kalinya ybs berkeluh kesah di media sosial.

kemudian kesandung utas lain yang membuat kening berkerut, ego tergelitik, hasrat untuk menyampaikan 'ya ga gitu juga kali' menggelora. ngetik panjang, kemudian select all, dan delete.

kemudian kabur ke sini.

sepertinya benar kata teman saya, kebanyakan baca utas aneh-aneh itu tidak baik untuk kesehatan. untuk saya pribadi, membuat gampang tertrigger, gampang berkeluh kesah di ruang publik.

memang lebih baik main NumberMatch. paling ga pas emosi ga ketemu pasangannya bisa tinggal mulai lagi.



Friday, August 15, 2025

Quality Vs Quantity. is it really "vs" though?

pada suatu hari yang cerah, pertanyaan itu sempat saya lontarkan.
disaat kita dihadapkan dengan banyaknya tugas yang menumpuk, manakah yang harus dikejar? kualitas kah? atau kuantitas?
yang kemudian dijawab bahwa pengambilan keputusan atas pilihan tersebut merupakan suatu wadah untuk melatih decision making sang penanya, didasarkan atas analisa prioritas sang penanya pula.

tapi perut ini rasanya masih tergelitik.
kemudian akhirnya sampai pada titik,"No. this isn't right. something's wrong. something's definitely wrong."
konsep pilihan quality over quantity, atau quantity over quality tidak bisa digunakan di semua proses bisnis. bahkan pada banyak kasus, saya yakin itu bahkan bukan sesuatu yang bisa dipilih, melainkan mutlak dicapai, baik kualitas maupun kuantitas.
contohnya pabrik mobil, sedikit saja salah kualitas, harga yang dibayar adalah penarikan kembali mobil-mobil yang sudah dijual. nyawa bisa melayang. kerugian finansial tak dapat dihindari. namun apakah demi mencapai kualitas, maka produksi mobil dibuat terbatas? yaa.. tidak semua orang bisa membeli Rolls Royce kan?

hal yang sama pun saya rasa berlaku di proses bisnis dengan load tinggi yang saya tanyakan. disaat pertanyaan mana yang harus dipilih antara kualitas atau kuantitas muncul, justru adalah sinyal bahwa ada masalah disitu.
justru menjadi pertanyaan, apakah ada masalah dengan kuantitasnya? apakah akan mempengaruhi kualitas? disisi mana mempengaruhinya? apa yang bisa dilakukan untuk menjaga kualitas?

jadi jawabannya bukan decision making. tapi problem solving. karena ini adalah masalah, bukan pilihan.
apa yang bisa dilakukan untuk menjaga kualitas, dengan tingkat kuantitas yang tinggi.

dengan mengubah mindset itu, ide-ide peningkatan kualitas tentunya akan mengalir. bukannya malah menerima nasib bahwa akan selalu hidup dalam pilihan antara kualitas atau kuantitas.
bukan menerima bahwa kualitas dan kuantitas itu dapat di-trade off. namun bagaimana keduanya harus dicapai.

yang susah adalah, meyakinkan orang lain bahwa ada sesuatu yang harus diubah. karena kita punya masalah. 
yang susah adalah, jika orang lain tidak merasa itu adalah suatu masalah. disaat orang lain bisa dengan bangga berkata "i decide to choose one over the other".

no. it is NOT a choice! 


Tiba-tiba.

 Tiba-tiba saja ingin menulis.

Setelah sekian lama, begitu banyak ide-ide yang terlewatkan begitu saja. begitu banyak momen-momen yang menarik untuk ditumpahkan menguap begitu saja.

namun tiba-tiba saja hari ini, sore hari ini, dengan tiket yang menumpuk, setrikaan yang menumpuk, malah ingin menulis.

musuh terbesar dalam melakukan sesuatu adalah diri sendiri. tiba-tiba ada ide yang muncul, namun keburu dibunuh oleh pikiran sendiri. bagaimana jika? buat apa? bagus ga ya?

kemudian tiba-tiba ide itu tidak jadi lahir. bak mules yang ditahan-tahan kemudian tiba-tiba hilang dengan sendirinya. yang kemudian hanya menyebabkan sakit perut. dalam kasus ini, sakit pikiran. mandeg.

maka disinilah saya, tiba-tiba menulis.

mungkin sudah saatnya ide-ide itu saya lepaskan sedikit demi sedikit. mungkin saja kemudian pikiran saya bisa lebih mengalir.

namun sekali lagi, musuh terbesar adalah diri sendiri.

mengurutkan prioritas antara mengerjakan tiket, menyetrika, atau menulis ide-ide yang jujur saja sampai kata-kata ini diketik, belum juga kembali. tapi kenapa tidak?

mungkin, setelah tulisan ini di-post, tiba-tiba ide itu muncul kembali, bak rasa mules yang tiba-tiba muncul waktu lagi tidur. semoga saja masih ada kesempatan untuk menuangkan ide-ide itu dalam tulisan.

agar tidak sakit perut, eh, sakit pikiran.

namun prioritas tidak bisa berbohong. besok bisa nyicil lembur, tapi tidak bisa nyicil nyetrika. sekian, saya nyetrika dulu.

Thursday, June 26, 2025

Thursday, December 21, 2023

social skill.exe crashed

 have you ever been in a situation where you just completely forgot how to socialize?

well i have.

and at that time my inner thought was just like, 'wait, huh? wathepen?'


human can be scary.

interacting with them is even scarier.




Monday, November 27, 2023

wes talah

life is already hard as it is.
no need to make it even harder.

wes talah.

Sunday, September 10, 2023

Nursery Room, Pejaten Village

Sejak kemana2 bawa alat pumping, keberadaan nursery room jadi semacam keharusan untuk ditelusuri keberadaan dan kelayakannya.

Terutama karena alat pumpingku yang butuh colokan wkwkw.. so not flexible. Sedih.

Nah, setelah nyobain Nursery Room di Sarinah dan Grand Indonesia, nemu nih yang paling menyenangkan. Memang keberadaannya hanya di 1 lantai, tidak seperti di Sarinah maupun GI yang tersedia di beberapa lantai, namun fasilitasnya sangat memadai menurutku.

Ruangan nursery-nya sangat besar, ada ruang tunggu, ruang ganti popok lengkap dengan wastafel, tissue dan kaca, daaann, most important thing, 5 bilik nursery dengan colokan masing-masing. Meskipun dari 5 bilik itu hanya ada 3 bilik yang ada mejanya, namun udah oke banget lah.

Nursery room pejaten village di Lt.2, depan toilet. Dan penampakannya sbb:







Not bad kan?


Saturday, August 26, 2023

DIY kompres air hangat

Jadi ceritanya saya sudah dua kali dalam rentang waktu 3 bulan ini mengalami mastitis yang dibarengi dengan demam. Sungguh sangat melelahkan. Apalagi untuk meredakan bengkaknya diperlukan kompres air hangat yang so boring dan tiring karena harus sering celup2 lagi ke air hangatnya.

Berhubung saya tak punya kompresan atau air water bag, jadi masih pakai cara manual, kain yang dicelup ke air hangat.

Kemudian kali ke 3 muncul lagi nih mastitis.

Akhirnya diputuskan untuk membeli si air water bag. Tapi nyampenya baru entah kapan hari meskipun belinya di platform online dengan pilihan instan delivery.

Karena khawatir akan demam lagi akhirnya kucoba memasukkan air hangat ke dalam kantong asi, kemudian melapisinya dengan handuk kecil. Voila. It works!!!

Panasnya bertahan kurang lebih sejam, namun saat panasnya sudah mulai ga nembus dari handuk, ku beralih ke lapisan tissue.

Dan alhamdulillah ga sampe demam, meskipun masih rajin ngompres.

Mungkin ada emak2 menyusui di luar sana yang urgently needed kompresan tapi ga punya, cukup gunakan kantong asi dan handuk/tisu. It worked!



Wednesday, August 23, 2023

Inception. Chy's version.

 So.

How tired was i supposed to be when i fell asleep and then dreamt to fell asleep on a moving wall?


Saturday, July 15, 2023

Bah. I'm getting old.

Alkisah ada seorang remaja yang gemar anime. Yep. Ketemu anime dulu baru manga, haha.

Waktu masih pakai baju putih abu-abu terpapar oleh kegantengan sebelah mata babang Kakashi Hatake. Sampai-sampai minta tulung kk kelas yang sempat pertukaran pelajar ke Jepang untuk tulisin lirik lagunya Haruka Kanata - AKFG. Maklum, jaman segitu warnet masih suatu kemewahan dan ilmu gugling masih ala kadarnya.

Kemudian jaman kuliah berhasil menyematkan gelar Mawar - 'manusia warnet', dan berhasil meng-copy dan men-download entah sekian banyak anime2 maupun manga2.

Berhubung masih lugu, angan2 untuk jalan2 ke jepang belum muncul.

Sampai akhirnya memasuki dunia kerja, alhamdulillah entah kesambar bisikan apa untuk ikut les bahasa jepang. Disini pula lah action figure pertama terbeli. Event jejepangan mulai dapat dihadiri. Muncullah keinginan untuk menjejakkan kaki di jepang.

Suatu malam pulang kantor, setelah mendengarkan cerita rekan kerja yang berhasil ke luar negeri, mulailah iseng mencari tiket ke jepang. Voila. Tiket promo. MaasyaAllah sahabat terbaik ditelpon, diajak, langsung oke. Cus. Tiket terbeli.

Berhubung masih awal kerja, dana terbatas maka diputuskan untuk backpacker. Means, stamina harus oke. Mulailah diterapkan jogging weekend. Tiap pagi weekend, akan jogging sekitaran kos-jl sabang. Sambil mendengarkan my favorit band, Spyair. Berbulan2 babang ike and friends menemani usaha lari pagi. This was 2015. Demi backpacking ke Jepang in 2016.

Ohya, sekedar info, untuk tiket 2 orang PP jkt-jpg, hanya 5,8jt. Awesome ya. Seorang 2,9jt. 

Fast forward, taun 2022, babang ike mengumumkan resign dari Spyair dengan alasan kesehatan. Dan selama setahun sampai 2023, mas Momiken and friends nyari penggantinya, dan tadaa.. ketemulah dede Yosuke. Jadi for the past weeks, Spyair dengan vokalis barunya sedang me 're-birth' lagu2 hits jaman dulu Spyair. Sementara babang Ike udah sibuk dengan clothing line plus mancing ikan.

So, not gonna lie, saat babang ike mengumumkan hengkang, hati ini shattered. So sad.. so saaaadd.

Tapi dengerin 'My World' new version, literally bring tears to my eyes. As i watched my 2nd daughter asleep, i listened to both the rebirth and original version, and i cried.

I feel old, i feel sad. People do come and go, sama halnya dengan pergantian personel dalam band favorit, band yang mengiringi tiap langkah lari pagi penuh cita2 dan semangat mewujudkan mimpi ke jepang.

Sekarang mas ike udah dengan kesibukannya, thank God he looks healthy, and now i'm a mother of two beautiful daughters. Bukan lagi single and available macam pisang di indomaret.

Masalah stamina tidak perlu diragukan. Jompo.

Now my quora description is a retired animeniac. Berhubung sudah tak ada lagi waktu untuk nonton anime, bahkan mimpi untuk kembali ke jepang di-smashed oleh urutan prioritas lain. And of course i wouldn't be able to go solo. Pun insyaAllah jika diberi kesempatan, it will be a family vacation. Aamiin. Aamiin.

So, i missed the old times. Spyair new version oke juga. Tapi original version deeply rooted in my memories. And it won't be replaced. It can't.

Bah. I really am getting old.

Friday, September 23, 2022

Boundaries.

Boundaries.
Batasan.

baru tau ternyata boundaries ini bahkan memang ada ilmu-nya. baru ngeh eh.
selama ini setiap ngintipin IG Story orang-orang kadang ya nyengir, kadang ya ngernyit, kadang ya diskip, kadang juga nyelekit.

baru setelah beberapa saat kemudian beralih menjadi 'ya iya lah dia bisa karena bla'. atau 'ni orang sombong bet lah'. atau 'elaah...'

tapi terus ya salah sendiri ya liatin IG Story. sudah tau pun memang kalau mau sehat mental tuh ya ga perlu membandingkan, merenungkan, apalagi menganalisa social media.

baru kemudian ketemu juga nih istilah. Boundaries.
hasil googling lumayan banyak materi/ilmu tentang setting up boundaries. ternyata memang boundaries ini diperlukan untuk menjaga kesehatan. 

boundaries ada macem-macem kalau kata google.
ada material, physical, mental, emotional, sexual, dan spiritual. lengkapnya see here.
ada juga versi physical, sexual, intelektual, emosional, dan finansial. see here for further info. 

saya yakin di luar sana lebih banyak yang ilmu dan artikelnya lebih berbobot daripada sekedar coretan di blog ini. but luckily this is my space. proceed with caution ya, dear readers.
you might find this relatable, atau bahkan detestable. tergantung, boundaries anda.

jya. 
boundaries adalah batas-batas acceptable yang dimiliki tiap orang. dan tiap orang punya batasan yang berbeda. yang menurut orang lain adalah oke tapi menurut saya tidak oke, itulah batasan saya.
don't set your boundaries as my boundaries.
atau, don't set other people boundaries as your own boundaries.

gaji boleh sama, hobby boleh sama. namun apakah prioritasnya sama? apakah batasannya sama?
if she/he can do it, then you can do it!
ah masa?

just because i can, doesn't mean i should. bahkan doesn't mean i want to.
just because somebody else can, doesn't mean everybody else can.

kalau mereka lari 10 km, saya lari 1 km pakai istirahat, apakah salah? tidak. itu batasan saya.
tapi kata dokter saya juga harus lari paling tidak 10 km biar sehat. then fine. i'll try to push my boundaries. biar sehat ya. bukan biar ga kalah sama yang lain.

tapi. tapi. that's one of logical reason to push your boundaries. karena kesehatan, karena personal happiness/target. bukan karena ga mau kalah sama orang lain.
eh ya tapi kalau kebahagiaan anda adalah ga mau kalah sama orang lain ya monggo, that's your personal boundaries.

jadi. 
jangan lupa set up your own boundaries.
take care. be healthy, physical, mentally, financially.

Tuesday, April 19, 2022

The greatest villains are mostly the fallen heroes (Manga World)

Hisashiburi da ne!!

yes, it's been a long time. 

so, i came back, just because i was triggered by this Anime i watched in netflix, then continued reading the manga in Mangabat. and the anime that caught my interest is, none other thaan...
Bungou Stray Dogs.

actually i've seen them a couple times in the past, when i was still have the leasure to swim through countless manga to read. but i haven't feel the urge yet. they first released in Dec 2012, so yes, they're already around for quite some time.

one day, i stumbled on it after doing 'evening work' which is sweeping, moping, and cleaning the house and i just want to rest and relax a bit. so i watched it in netflix.
it was totally fun. even the early chapter got me laughing quite a bit. i finished binge watching all the 3 seasons in just a couple days though. haha. luckily the Manga has progressed a lil bit further although it still left me hanging. tsk.

so, although the story itself is interesting, what i found out is actually, there is a common pattern for the greatest villain these kind of manga have.
that is, the heroes who's had enough of war, and all they wanted was peace. as ongoing in their 100 chap, their enemy now is the Armed Detective Agency's Director childhood friend, ÅŒchi Fukuchi- The leader of terrorist organization, Decay of Angels as well as the leader of Hunting Dogs special units, owned by the government.
 ÅŒchi Fukuchi said that he is indeed a close friend of Fukuzawa (ADA's director), but at certain point, their paths were divided for eternity, because "Fukuzawa didn't go into the battlefield".

further he explained when he asked by Atsushi (tora-chan) whether the battlefield changed him, or did he suffered severe torture from his enemies. he said:
Torture? yes, i've certainly experienced torture. though it was from the torturer's side. i remember it in vivid detail, the amount of fingers i've broken, the organs i butchered, and the number of times i was begged "kill me". it wasn't just soldiers, i did it to civilians as well, women, children,.. i was born on that battlefield. before that i was nil, fukuzawa and you, because you never knew what that battlefield, you're able to believe the "make the country righteous" drivel. the one killing was me, the one commanding was the nation. everything's clear now. it's because the nation's order exists, that the hell known as war can be born.
so, what he wants is world domination, because he got tired of war. thus, he became the great villain.
isn't that the same reason as why Lelouch become the number 1 enemy of the whole world just so he can be killed by Zero thus making the whole countries united? the only thing he wanted was to create an ideal world where his sister can lived peacefully, though at the end he's doing it for all the people in the world.
isn't that also the same reason for Nagato, widely known as Pain in Naruto, who dreamed of bringing peace to the violent shinobi world, using any means necessary?

so i came to conclusion, war is scary.
the trauma left not only for the victim, but also for the perpetrator. and also, though world peace is somewhat a beautiful ideal condition, the end doesn't justify the means.
i guess that's where the heroes fall to be a villain.

err wait.
is this what it means by:
"you either die a hero, or you live long enough to see yourself become the villain"?
Gasp.


bzzt.. a sudden King Gnu - One Way playing.



Tuesday, January 19, 2021

Learning Planets' Names

How everyone learn about planets' names.

How i learn about planets' names.

Tuesday, October 27, 2020

Growing Up vs Growing Old

Hm...

Growing up would be like..

JJ… JJ… JJ…
The little birdies tweet
As you jump to your feet
Good morning, Good morning,
Good morning JJ
Toast, eggs and fruit to start
Healthy food will make you smart
Good morning, Good morning,
Good morning JJ

Growing old would be like..

We used to play pretend, give each other different names
We would build a rocket ship and then we'd fly it far away
Used to dream of outer space but now they're laughing at our face
Saying, "Wake up, you need to make money, " yeah

and then Growing up would be like...

Each day you will discover
Things that fill you with wonder
Chances to make fun memories
With friends who Play-A-Long!
Just think what you can do
As you hop into your shoes
Good morning, Good morning,
Good morning JJ
There‘s much to learn and play
On this happy sunny day
Good morning, Good morning,
Good morning JJ

well Growing old would be like..

I went to a wishing well, I sank to the ocean floor
Cut up by sharpened rocks, and washed up along the shore
I reached for a shooting star, it burned a hole through my hand
Made it's way through my heart, had fun in the promised land

Growing up kinda

Start the day with a song
And your friends will sing along
We love you, we love you
We love you JJ
When love fills your heart
You‘ll be happy and smart
We love you, we love you
I love you

but then Growing old kinda 

Wake up
Grab a brush and put a little (makeup)
Grab a brush and put a little
Hide the scars to fade away the (shakeup)
Hide the scars to fade away the
Why'd you leave the keys upon the table?
Here you go create another fable
You wanted to
Grab a brush and put a little makeup
You wanted to
Hide the scars to fade away the shakeup
You wanted to
Why'd you leave the keys upon the table?
You wanted to
I don't think you trust
In, my, self righteous suicide
I, cry, when angels deserve to die, die


Hm... 

Tuesday, July 14, 2020

Colleagues' Moving Quotes

jadi begini ceritanya.

Sejak saya mutasi, tentu saja saya bertemu dengan orang-orang baru, yang memiliki karakter masing-masing. anehnya, sepertinya sebelumnya saya merasa hanya bertemu dengan orang-orang yang lurus-lurus saja, bukan berarti yang sekarang belok-belok ya.. hanya saja sedikit berbeda dan sedikit lebih banyak sensasi. let's say, rekan kerja saya sebelumnya tipe yang nurut dan tidak terlalu banyak permintaan.
tapi mungkin, saya saja yang tidak menyadari sebelumnya. well, ya.. itu juga inti dari mutasi jabatan kan ya? menambah exposure, memperluas jaringan dan mengasah kemampuan interpersonal untuk menghadapi karakter orang yang berbeda.

kemudian selama berinteraksi, tidak jarang mereka mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang menurut saya menggugah dan atau menggelitik.

di post dahulu kala sepertinya saya sering mengumpulkan Quotes dari Anime. kali ini saya mengumpulkan Quotes dari kehidupan sehari-hari saya. jika Quotes dari Anime menampilkan episode dan nama karakter, Colleagues' Quotes ini tidak akan menyediakan informasi tersebut.

so here it goes...

A: "maklum kesana kesini, masih 2 kaki"
B: "sempat dirimu 3 kaki jadi larutan penyegar Bu,"
A: "nah"
(what's this? pesan sponsor?)

"kalau ga bisa minta izin, minta maaf aja"
(pengen jitak tapi gimana yak)

"Kami terlatih mbak, bukan terbaik"
(agak nyesek nih)

"Aman mbak. Semua juga masih belajar"
(arigatou gozaimasu!!)

"Besokkan yang bisa dibesokkan."
(will do!)

"Selalu ada yang dikerjain."
(lihat quotes sebelumnya)

"Orang jago kalah sama orang semangat Mba"
(mm..well.. ya.. oke.)

"Kalau nggak salah berarti bener ya.."
(mm.. ga gitu juga sih.. tapi ya bener juga.. tapitapi..)

A : lagi mw ngejar materi aja inih, dah kaga ngerti hahahaha
B : bahahahahahah. banyak2 doa mas
A : nah iya betul. belajarnya dikit soalnya 😂😂😂
(wait. jadi doanya banyak gara-gara ga belajar?)

"Ga ada ide yang ga bagus. yang ada eksekusinya yang jelek"
(uwuwuwuwuw)

"Aku suka hal2 yg menyemangati, tp kalau terlalu over kadang aku merasa seperti MLM."
😂😂😂

"Coba lagi besok. haha"
menyerah hari ini untuk diterjang besok yak? hahahaha

"Dimana ada kemauan, disitu ada jalan. dimana ada ketidakmauan, disitu ada alasan."
eh bener ga sih quotenya? ahhaha

post ini akan diupdate seiring perkembangan zaman eh kemunculan quotes baru.
sekian, terima kasih.

Friday, June 5, 2020

Comments - where the fun hides.

Yep. comments.
sejak ngikutin IG nya Tahilalat yang suka bikin tersesat kecuali baca komen, dan kebiasaan kangmas suami yang suka bacain komen-komen youtube, akhirnya saya pun juga mulai suka ngintip-ngintipin komen-komen.

ternyata komen-komen itu menyimpan banyak hal menarik, misalnya, saat OOR membuat video baru untuk lagu lamanya, Kanzen Kankaku Dreamer (Perfect Sense Dreamer).
berhubung bahasa jepang saya hanya selevel TK, jadi tidak memperhatikan ada sesuatu yang aneh.
baru setelah membaca komennya, ternyata video tersebut adalah parodi untuk lagu aslinya.
ternyata liriknya digubah, dan judulnya menjadi Kanzen Zaitaku Dreamer (Perfectly at Home Dreamer). penjelasannya ada di sini, tapi komen-komen di youtube-lah yang membuat saya paham.


hari ini saya menemukan komen lucu lainnya. gegara di 9Gag ada postingan tentang BYOB - SOAD, tiba-tiba penasaran dengan lagunya. been so long, actually.
eh malah nemu komen semacam ini.



BAHAHAHA.

eh i found it funny sih. hahaha

hm. moral of the story is, don't missed out the comments. HAHAHAHA.

Wednesday, May 27, 2020

Chy's Movie Review : Bad Guys (Korean TV Series)

hm. masih di S1:E4 dan totally fell in love dengan seriesnya.
ceritanya classic, tapi somehow refreshing dan menyenangkan.

series ini ternyata adalah series tahun 2014. feel so lucky menemukannya di Netflix.
ceritanya tentang seorang detective yang memiliki sense of justice yang tinggi (yang dikenal sebagai Mad Dog), mengumpulkan tiga narapidana dengan masa tahanan > 20 tahun untuk dijadikan partner dalam menyelesaikan kasus-kasus yang tidak bisa diatasi langsung oleh polisi. ketiga narapidana tersebut dijanjikan pengurangan masa tahanan untuk setiap kasus yang mereka pecahkan.

tiga narapidana tersebut adalah psikopat jenius, hitman, dan bos gangster.

S1:E4 bercerita tentang human trafficking. polisi tidak dapat berbuat apa-apa karena tidak pernah ditemukan bukti yang kuat dan ada indikasi polisi-polisi yang korup. so they unleash the Mad Dog(s).

what i found worthy of this series is that, meskipun di awal series tiga narapidana ini hanya mementingkan diri sendiri dan pengurangan masa tahanan mereka sendiri, pada beberapa occasion ternyata mereka bisa kompak dan membantu satu sama lain. and it really shows mereka berusaha menebus kesalahan masa lalu mereka.
selain itu banyak quotes yang menurutku catchy.

misalnya, saat tim SWAT yang datang adalah polisi korup dan akan membunuh si psikopat jenius,
Park Woong-Cheol (mantan bos gangster) berkata "Hey, i don't really understand so i'm asking you. do you think this is normal? no matter how much you love money, don't cross the line, you bastards."

dan setelah berhasil mengalahkan tim SWAT dibantu Jung Tae-Soo (Hitman), ia menghampiri Lee Jung-Moon (psikopat jenius) dan bertanya "Hey Psycho. are you okay?"

and i burst out laughing. in case you don't, you should watch the series then. haha.

ada juga momen dimana det. Oh Goo-Tak (Mad Dog) berdiskusi dengan kepala polisi terkait adanya polisi-polisi korup.
Mad Dog : "There are many cops who receive money from her."
head chief : "Are you saying my boys are in cahoots? do you have their names?"
Mad Dog : shook his head
head chief : "Bastards. what is it with money?"
Mad Dog : "these days, people don't give a shit when their neighbour's daughter dies. but when they hear that the house price is coming down, they hold a neighborhood meeting. Right. I don't think they're bad. this world made them that way."


hm.
sepertinya di episode sebelumnya juga ada sekilas diskusi tentang berbuat baik dan how it made them feels. cuma uda lewat. yaudah, haha.

well in any case, dengan rated 16+ dan hanya notifikasi Language dan Violence, this IS my kind of Netflix series.

https://en.wikipedia.org/wiki/Bad_Guys_(TV_series)

Wednesday, April 8, 2020

Back to Manga

hm.
baru saja membaca chapter terbaru dari Attack on Titan.
pusing. mempertanyakan humanity. the very same humanity that they want to protect is the same one that they have to destroyed.
the yeagerist adalah manusia, teman-teman mereka sendiri. namun mereka harus membunuh yeagerist untuk menghentikan mass killing.
somehow ada sedikit nostalgia.
teringat Lelouch, dan alter ego-nya, Zero.

Lelouch harus berperan jadi the #1 Villain, menjadi musuh semua pihak/negara, agar Zero bisa menjadi #1 Hero yang diterima oleh semua negara.
apakah Eren terinspirasi oleh Lelouch?

Eren memiliki Attack titan. berbeda dengan titan lain yang bisa melihat memory pendahulunya, Attack titan bisa melihat memory masa depan inheritorsnya.
means, apapun yang dilakukan Eren sekarang 'have to be done'. dan apa yang dilakukan Mikasa, Levi dan timnya, tentunya sudah diketahui oleh Eren, or might i said, already predicted. and expected?
Tim paradis dan marleyan pun akhirnya joining hands, dimana si Marleyan (entah siapa namanya) mengatakan :
"Connie, Armin, Mikasa, Jean. You are not at fault. it's wrong to accuse you of the sins your ancestors committed in the past. Pieck, Annie, Reiner. you too, there is no reason why you'd need to shoulder the entire hatred of this world. but still... we have the responsibility of not forgetting this foolish history drenched in blood and transmit it to the future generations."

and that's it kan ya?
Eren jadi #1 villain yang menyatukan marleyan dan paradis.
just like Lelouch did.
dan a hero will come, yang diterima oleh semua belah pihak. kan ya kan ya?

just like, Pain. the villain, to make Naruto be the Hero.

hm. pusing ah.
cukuplah dulu my heart broke so bad saat Lelouch meminta sahabat baiknya, Suzaku Kururugi untuk menjadi Zero dan killed Lelouch. hiks.hikss.
hikkkss bunyii hujaaan di atas genteeeng.......

ah.
ujan beneran. uda ah. laper.

Tuesday, January 14, 2020

Penyesalan yang (patut) disyukuri


Sedikit penyesalan yang patut disyukuri, bahwa meskipun sudah tidak bisa menghadiri konser mantan band favorit (which means sekarang udah biasa aja), Alhamdulillah sudah dititipkan amanah dari Allah SWT.

Tuesday, December 31, 2019

Sepatuku, sepatumu, sepatu mereka.

Ngomong-ngomong masalah sepatu, di musim hujan begini paling seringnya sepatu basah. Kehujanan. Dicuci, ga kering. Pusing kan? coba deh mampir ngintip-ngintip ke ig mantan teman selantai di kantor, @spatuklinik. Mungkin sedikit menginspirasi. Entah nyobain nyuci sepatunya, atau tergugah nyuci sepatu sendiri, atau malah bikin usaha laundry sepatu sendiri. Well, siapa yang bisa menebak akan terinspirasi seperti apa kan ya?

Sepatu.
Kalau kata eminem masalah sepatu,
'But you have to walk a thousand miles in my shoes, just to see what it'd be like, to be me. I'll be you, let's trade shoes. Just to see what i'd be like to feel your pain, you feel mine, go inside each other minds. Just to see what we find, look at sh*t through each other's eyes.'

Sepatu doang bisa dibikin jadi kata-kata mutiara lho. Applause for my on-cassette english teacher, Marshall Bruce Mathers III.

Dulu saya tergugah dengan lirik itu, terutama karena setelah itu eminem bilang saya cantik *eh. Dan bahkan rasa-rasanya lirik lagu beautiful sudah pernah saya bahas di blog ini sebelumnya. Sebelah mananya saya pun sudah lupa.

Namun beberapa menit lalu, saat ada suara petasan yang cukup menggelegar hingga membuat saya melototin anak bayik lagi tidur pulas yang alhamdulillah tidak bergeming, saya teringat dan terinspirasi lagu ini. Dengan sudut pandang yang berbeda.

Walk a thousand miles in eminem's shoes, or my shoes, or anyone else's shoes kayanya tidak menjamin kita bisa merasakan apa yang si pemilik sepatu rasakan. Pun tidak bisa mengambil keputusan yang sama dengan apa yang dipilih si pemilik sepatu. Kenapa?
Cara berjalan kita berbeda. Preferensi rute kita berbeda. Kali-kali kan ya, saya tipe yang senang jalan-jalan di pinggir pantai, walhasil pas minjem sepatunya situ, tiap ada genangan air di jalan malah saya jajalin satu-satu kan ya. Terus, habis jalan-jalan, situ nyuci kaki pake sabun apa? Ato ga cuci kaki? Wah.
Jadi. No. Tidak bisa. You can never EXACTLY see what i see, never EXACTLY feel how i feel, and neither can i to you.
Tapi kalau approximately, kira-kira, mungkin, rasa-rasanya, atau bisa jadi bisa jadi, boleh lah.
Bagaimana pun great minds think alike, eh?

Dulu seorang senior pernah bercerita, dia sampai negur anak-anak lagi teriak-teriak maen di deket rumahnya waktu anak bayinya baru bobo. Saya waktu itu manggut-manggut aja. Wah sekarang, denger suara petasan, hasrat bikin rumah sound proof tiba-tiba meletup-letup. Kalau boleh yang tinggal tepuk tangan terus jadi sound proof. Tepuk tangan lagi ga sound proof. Kasian abang-abang gofood atau gosend ntar manggil-manggil dari luar tapi ga kedengeran.

Ada juga kawan yang cerita, teflon dipasangkan dengan sutil besi. Why? Simply sutil besi lebih awet, terus kemudian dia bertanya-tanya ni teflon kw apa kw super?
Salah kah kawan saya? Tidak. Mungkin sebelumnya dia belum pernah secara langsung nge-handle teflon in private.

Ada juga kawan lain yang cerita. Mengajak diskusi terkait grafik pertumbuhan anak. Saya pun baru ngeh. Tidak semua dokter anak mendiskusikan grafik pertumbuhan anak ke orangtua. Hal yang selama ini saya anggap wajar dan sudah pasti akan dilakukan oleh semua dokter anak. Ternyata tidak. Alhamdulillah Allah mempertemukan saya dengan dokter anak yang oke. Semoga barokah, dok!

Jadi menurut saya bukan di masalah walk a thousand miles in my shoes, your shoes, or their shoes.
Tapi lebih ke arah memperluas pergaulan positif nan barokah. Semakin banyak kisah, semakin banyak berinteraksi positif dengan orang lain akan memperkaya dan membuka pandangan. Bahkan sudut-sudut yang dulunya kita tidak tahu ada, ternyata sudutnya saja yang kurang pas.

Hm. Jadi kurang lebih seperti itu.
Alhamdulillah menjelang pergantian tahun hujan turun, semoga hujannya barokah. Aamiin.